Akan tetapi walau sudah diolah, ada beberapa jenis ikan yang masih menyimpan zat berbahaya didalam dagingnya lho. Ikan apa sajakah itu? Mari kita simak.

8 Ikan Makarel / Ikan Kembung

Referensi pihak ketiga

Ikan kembung mengandung senyawa merkuri yang sangat berbahaya apabila menumpuk didalam tubuh manusia. Ikan kembung dari perairan Atlantik tidak terlalu berbahaya dan kamu bisa bisa memakan sebanyak yang kamu mau.

7 Ikan Lele impor

Referensi pihak ketiga

Lele dapat tumbuh dengan ukuran yang cukup besar. Untuk mempercepat pertumbuhannya, banyak peternak ikan memberi mereka hormon, terutama ikan yang diimpor dari negara-negara Asia. Lele yang tumbuh bebas jauh lebih tidak berbahaya dan lebih bernilai gizi.

6 Ikan Nila

Referensi pihak ketiga

Ikan nila tidak memiliki banyak kandungan lemak yang sehat akan tetapi justru banyak mengandug lemak berbahaya yang setara dengan lemak pada babi. Terlalu sering mengkonsumsi ikan ini dapat meningkatkan kolesterol dan membuat tubuh lebih sensitif terkenal alergi.

5 Ikan Tuna

Referensi pihak ketiga

Ikan ini juga mengandung senyawa merkuri yang tidak sedikit, terutama tuna jenis sirip hitam dan sirip biru. Selain itu, sedikit sekali ikan tuna yang berasal dari laut asli. Semua ikan tuna berasal dari peternakan dimana diberi makan antibiotik dan hormon.

4 Ikan Patin

Referensi pihak ketiga

Ikan pengasius sebenarnya aman dikonsumsi jika dibiakkan di air yang tidak terkontaminasi. Kebanyakan ikan patin yang berasal dari Vietnam memiliki tingkat kontaminasi yang cukup tinggi akibat air yang kotor di sungai Mekong. Selain itu ikan patin memiliki nitrofurazone (senyawa antibiotik) dan polyphosphetes (zat karsinogen), mengkonsumsi ikan ini secara berlebihan dapat menyebabkan kanker.

baca juga  Diabetes Ternyata Bukan Penyebab Munculnya Glaukoma

3 Belut

Referensi pihak ketiga

Belut memiliki banyak lemak dan dengan mudah menyerap limbah pabrik dan pertanian didalam air. Belut dari Amerika sangat berbahaya untuk dikonsumsi akibat tingginya level racun didalam tubuh belut, lalu belut dari Eropa memiliki jumlah merkuri yang cukup banyak. Sering mengkonsumsi kedua jenis belut ini dapat menyebabkan kanker.

2 Ikan Siakap / Ikan Seabass

Referensi pihak ketiga

Siakap mengandung banyak merkuri didalam badannya. Biasanya mereka disajikan sebagai filet ikan siap goreng.

1 Ikan Tilefish

Referensi pihak ketiga

Ikan ini memiliki tingkat merkuri tertinggi dan sering menyebabkan keracunan makanan pada sebagian kasus.

Bonus : Ikan Dollarfish

Referensi pihak ketiga

Ikan ini sering juga disebut oilfish, didalamnya banyak terkandung senyawa gempylotoxin – semacam senyawa yang tidak bisa dicerna oleh manusia. Senyawa ini memang tidak berbahaya bagi organ tubuh, akan tetapi tidak bisa dicerna dan menyebabkan sakit perut. Untuk mengurangi tingkat gempylotoxin, ikan ini harus di goreng terlebih dulu.

Bagaimana cara memilih ikan?

Referensi pihak ketiga

Ikan yang masih segar biasanya memiliki sisik yang berkilau dan mata yang jernih. Ambil sebuah ikan dengan tangan lalu perhatikan, ikan yang sudah basi ekornya terlihat lemas dan turun kebawah. Pilihlah ikan yang memiliki insang yang masih terlihat merah segar dan sirip yang masih basah.

Referensi pihak ketiga

Ketika membeli ikan dari akuarium langsung, pastikan akuarium tersebut airnya jernih. Pilihlah ikan yang dibawah akuarium, bukan di bagian atas.

Referensi pihak ketiga

Jika kamu ingin membeli ikan salmon, pilihlah daging ikan yang masih memiliki garis-garis putih, jika semuanya berwarna merah, berhati-hatilah pasti daging ikan tersebut sudah diwarnai. Selain itu jangan pilih daging ikan yang memiliki bercak cerah pada kulitnya, hal ini menunjukan bahwa ikan tersebut ditangkap pada masa musim kawin sehingga rasanya hambar.

baca juga  Tips Mengatasi Bintik Putih Pada Wajah