Batas Usia Berakhirnya Tinggi Badan

usia berhentinya pertumbuhan tinggi wanita

What Is The Age Limit For Height Growth – How to Increase Height at Any Age
Are you fed up with being short in stature? There used to be nothing that we could do to increase our height. We just had to live with the cards that we were dealt. ivf,infertility,egg donation,in vitro fertilization

What Is The Age Limit For Height Growth

Are you fed up with being short in stature? There used to be nothing that we could do to increase our height. We just had to live with the cards that we were dealt. If your parents were short then you would end up being short because of genetics. When you are born your height is already determined for you because of your parent’s height. That is why tall parents have tall kids and short parents have short kids. Even though genetics do play a major role in how tall you will be, there are some height increasing secrets that can help you surpass your genetic height.
By using some of the height increase secrets you will be able to increase your height by 2-6 inches. You may be able to increase your height by even more if you are still growing. At any age even after puberty you can still add some inches to your overall height. You may think it will take years to gain height like this, but you can use the secrets to help you achieve extra height in only a few months. Some people have even reported to grow almost an inch in one week. ,in vitro,infertility treatment,how to increase height,spring break
People have been using these secret techniques to increase their height successfully for years. If you want to grow bad enough and you use these secrets and follow a quality program you will succeed in increasing your height. Get Internet #1 – What Is The Age Limit For Height Growth @ with simple steps to do at home!
Here is one secret I will share with you that will help you increase your height. Try to get at least 8 eight hours of sleep a day. Sleep is very important for increasing height because you actually grow and produce the most growth hormone while you are sleeping. Sleeping is also important because it corrects your posture. When you sleep on your back on a flat surface your spine begins to decompress and straighten. The straighter your spine is the more height you will gain. Changing your sleeping habits may be hard to get used to at firs, but it will become easier. Just remind yourself that you are growing and it will make things more worth doing.
Some other factors that come into play when you want to increase your height are health and nutrition. If you have a body that is healthy and fit you will be able to increase your height a lot faster then someone who is not healthy. You need to try and limit your intake of carbs, sugars, and fats. Try to replace them with lean meats such as chicken and fish which are high in protein. Protein is key in your growing taller diet. Try and limit your intake of sodas and instead drink plenty of water and milk. Milk will aid in helping your bones become strong and healthy.
You will also need to perform stretching exercises that will help you gain height at any age. You should do these exercise twice a day and spend 15-30 minutes performing them each session. You should focus on stretching your spine,because the spine can be stimulated to gain the most height. When you stretch and exercise the spine you will also begin to straighten the spine and fix your posture. You can gain as much as 2 inches by just fixing your posture. ,wet vigina,treatment for ovarian cancer,how to increase height,height increasing exercise
Everybody in the world has the ability to increase their height no matter how old they are by 2-4 inches. If you have a plan and follow it you will see results.

baca juga  Berhubungan intim saat hamil tua


Tidak berarti bahwa tubuh yang tidak tinggi tidaklah menarik, tetapi postur tubuh yang tinggi ( terlebih bila langsing ) akan memberikan nilai tambah tersendiri bagi seorang wanita

Seseorang yang memiliki postur tubuh yang tinggi memang lebih “good looking”. enak dipandang, dan sedikit lebih menonjol bila dibanding dengan yang memiliki postur tubuh biasa-biasa saja.

Sehingga di dunia entertaintment – biasanya – seseorang yang memiliki postur tubuh tinggi akan lebih diutamakan. Sehingga pula, pada akhirnya memiliki postur tubuh yang tinggi ini menjadi idaman setiap orang.

Pada dasarnya, postur tubuh yang tinggi memang karena faktor “bawaan” atau faktor keturunan.

Seseorang yang mempunyai orang tua dengan “genetika tinggi”, umumnya juga akan memiliki postur tubuh yang tinggi pula.
Sebagai contoh mudah, wanita-wanita Indonesia tinggi tubuh normalnya adalah antara 165 sampai dengan 170 cm. Sehingga bila seseorang memiliki tinggi tubuh lebih dari 170 cm, ia termasuk wanita dengan postur tubuh yang telah tinggi.
Dan “patokan” ini tentu berbeda dengan orang-orang di negara Eropa atau Amerika, misalnya. Yang kebanyakan memiliki postur tubuh lebih tinggi dari rata-rata penduduk Indonesia.
Namun demikian, seseorang yang tidak memiliki gen tinggi bukan berarti tidak bisa menambah “ jatah” tinggi postur tubuhnya. Karena dengan beberapa latihan dan terapi tertentu, seseorang dengan gen yang tidak tinggi ternyata bisa sedikit ditambah jatah tinggi tubuhnya.
Bahkan beberapa olah raga sederhana, renang, skipping, bola basket misalnya, dipercaya dapat menambah jatah tinggi tubuh seseorang.
Dan beberapa orang juga menggunakan suplemen tertentu untuk menambah tinggi badan.
Masalahnya adalah, ketika seseorang ingin menambah tinggi tubuh ( misal dengan olah raga atau terapi tertentu ) berapakah usia idealnya untuk itu ?

Atau, berapakah usia maksimal, dimana pertumbuhan tinggi tubuh seseorang akan terhenti ?

Ini cukup penting diketahui, karena jika tidak usaha seseorang untuk menambah tinggi badan seakan “sia-sia” dan menjadi kecewa. Karena secara alami “jatah pertambahan tinggi” badan seseorang memang akan terhenti pada usia tertentu.
Dan jika memang “jatah pertambahan tinggi” badan badan seseorang memang akan terhenti pada usia tertentu, pada usia berapakah itu ?
Menurut Ahli kesehatan, konstruksi tulang pada tubuh manusia terbagi-bagi dalam beberapa bagian.
Salah satu bagian namanya lempeng epifisis. Bagian lempeng epifilis inilah yang bertanggung jawab pada pertumbuhan tulang seseorang.
Selama bagian lempeng epifisis belum tertutup, maka masih akan selalu ada kemungkinan tubuh seseorang bertambah tinggi lagi.
Apabila dilakukan foto pencitraan dengan Rontgen, pada usia yang muda, lempeng epifilis ini akan terlihat renggang. Dan jika tulang sudah terutup, maka pertumbuhan tulang pada seseorang berarti sudah mencapai tahap maksimal.
Secara alami memang ada perbedaan mendasar batas usia maksimal penutupan tulang lempeng epifisis antara pria dan wanit. Perbedaan ini diesebakan oleh perbedaan jumlah hormon yang dimiliki tubuh.
Dimana pada dasarnya, perkembangan tulang manusia diatur oleh hormon pertumbuhan, hormon tiroid, dan hormon kedewasaan..
Pada wanita, perkembangan jumlah hormon tersebut relatif lebih cepat, hingga pada akhirnya penutupan lempeng epifisis juga terjadi lebih cepat daripada pria.
Sebagai contoh, lempeng epifisis pada tulang paha wanita akan menutup pada usia 15-19 tahun. Sedangkan untuk pria, lempeng epifisis tulang paha pria akan menutup pada usia 17-21 tahun.
Contoh lainnya, pada bagian tulang lengan atas wanita menutup pada usia 18-22 tahun. Sedangkan pada pria akan tertutup ketika memasuki umur 20 tahunan, sampai 25 tahun.
Artinya seorang wanita secara alami memang mempunyai kesempatan pertambahan tinggi tubuhnya lebih singkat dibanding seorang pria.

Namun jika diambil rata-rata, batas maksimal pertumbuhan tulang manusia adalah antara usia 17-20 tahun.

Untuk itu, jika seseorang menginginkan tinggi badanya dapat berkembang secara maksimal, usia yang paling ideal untuk menggenjot pertumbuhan ini utamanya adalah pada usia dibawah 14 tahun.
Karena pada usia ini masa pertumbuhan tulang memasuki masa emas. sangat penting bagi seseorang agar memperhatikan asupan makanan pada usia muda, terutama di bawah 14 tahun, saat tulang pada masa pertumbuhan emas.
Untuk itu, sangat penting bagi seseorang agar memperhatikan asupan dan pola makan pada usia emas ini. Bila asupan makanan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan tubuh, maka akan sangat bermanfaat bagi pertumbuhan tulang. Dengan demikian, harapan untuk memiliki tubuh yang tinggi bukan merupakan suatu hal yang mustahil.

Namun ketika seseorang telah memasuki masa pertumbuhan maksimal, yaitu antara 17 – 20 tahun, disaat lempeng epifisis telah menutup, tulang sudah tidak dapat tumbuh kembang lagi.

Dengan demikian, upaya-upaya untuk menambah tinggi badan melalui kegiatan olahraga, terapi maupun meminum suplemen tidak akan banyak membantu.
Jadi jika telah masa pertumbuhan tinggi badan telah terhenti, sebaiknya jangan memaksakan diri. Minum suplemen misalnya.

baca juga  8 Makanan yang Bisa Menambah Tinggi Badan
Bisa-bisa, ingin tambah tinggi badan maunya, tapi tubuh melar yang didapatkannya.