Cara Mudah Mengeluarkan Ingus pada Bayi

Read Time:3 Minute, 33 Second

Seperti orang dewasa, bayi sering mengalami pilek atau flu yang menghalangi lubang hidungnya.

Pada tahun pertama, bayi biasanya lebih rentan terhadap pilek atau flu. Memang, sistem kekebalan tubuh masih berkembang dan belum terbentuk sempurna, sehingga anak mudah terinfeksi virus.

Mengeluarkan ingus bayi tidak sesulit yang dibayangkan. Beberapa cara untuk mengeluarkan dahak bayi. Simak ulasan berikut ya, Ma.

1. Gunakan alat penyedot khusus

1. Gunakan alat penyedot khusus

affordable health insurance,health insurance plans,health insurance quote,medical insurance,health care insurance,individual health insurance,low cost health insurance,health insurance rates,self employed health insurance,family health insurance

Alat penyedot dahak ini dibuat dari bahan karet yang lentur dan dijual di apotik-apotik. Bisa didapatkan dengan berbagai ukuran dan fitur, namun yang berbentuk standar saja sudah bisa dipakai.

Ini cara pakainya:

  • Lakukan pada mulut lebih dulu dengan menempatkan ujung alat penyedot ke dalam rongga mulut bayi
  • Jika dahak bayi kental, teteskan 2-3 larutan air garam atau larutan salin siap pakai ke dalam hidung bayi sebelum memasukkan ujung alat penyedot ke dalam hidungnya.
  • Peganglah ujung balon alat penyedot dengan jari telunjuk dan jari tengah. Keluarkan udara dalam balon lebih dulu.
  • Masukkan ujung alat penyedot ke dalam mulut atau hidung secara perlahan dan lepaskan ibu jari yang sebelumnya menekan dasar balon untuk mengeluarkan udara, sehingga dahak dalam mulut atau lendir dalam hidung bayi tersedot.
  • Jika balon alat penghisap tidak mengembang kembali, biasanya ujung alat tersumbat oleh dahak atau lendir yang kental.
  • Buang dahak yang tersedot alat dengan menekan balon alat penyedot dan bersihkan sampai semua dahak keluar dari balon.

Saat membersihkan dahak atau lendir dengan alat penyedot, beri jeda setiap 2 kali penyedotan agar bayi dapat beristirahat ya, Ma. Batasi penyedotan hingga 2-3 sehari agar hidung bayi tidak menjadi lecet dan kering.

baca juga  Cek Feses

2. Uap air panas

2. Uap air panas

Uap air panas bekerja mirip metode penguapan dengan nebulizer. Namun uap air panas tentu lebih alami dan tidak memakai obat kimia. Caranya pun sangat mudah dan murah. Ini langkahnya:

  • Sediakan baskom berisi air hangat, bisa dicampur dengan beberapa tetes minyak kayu putih maupun tidak.
  • Letakkan baskom tersebut di dekat bayi sehingga ia bisa menghirup uap yang dihasilkan air hangat dalam baskom.
  • Posisikan bayi dalam kondisi tengkurap dengan posisi kepalanya yang lebih rendah daripada tubuhnya.
  • Mama dapat menepuk-nepuk punggungnya guna membantunya mendorong dahak di saluran pernafasannya. Jadi, dahak sudah menjadi lebih encer dan dahaknya juga akan lebih mudah keluar.

Penggunaan (nebulizer) penyemprot untukterapi uap juga harus dipertimbangkan, Ma. Menurut Dr. Wahyuni ​​Indawati, Sp.A., IDAI, ingin meluruskan penggunaan nebulizer. Sejarah terapi inhalasi nebulizer dimaksudkan untuk mengobati asma saja. Jika proses penguapan berlanjut dengan nebulizer, ibu harus memperhatikan obat yang digunakan untuk penguapan.

3. Jemur di bawah matahari

3. Jemur bawah matahari

Saat saluran pernafasan tidak lancar karena lendir, maka berjemur.  jam 08-00-09.00 Panas matahari sangat baik untuk pernapasan dan tulang anak-anak. Panas matahari diserap oleh tubuh buah hati dan dapat membuat lendir menjadi encer, sehingga Anda dapat dengan mudah menghilangkannya. Inilah metodenya:

  • Jemurlah bayi di bawah sinar matahari selama 10 menit antara pukul 07.00 dan 08.00. Oleskan minyak Telon di dada dan punggung. Kemudian tengkurapkan buah hati di pangkuan ibu dan pegang kepala sedikit lebih rendah dari tubuh Anda untuk membiarkan lendir yang mengalir turun dan keluar dari tenggorokan buah hati. Dengan hati-hati tepuk bagian belakang bayi. Lendir yang tidak keluar melalui tenggorokan biasanya ditelan dan dikeluarkan dengan kotoran dan urin.
baca juga  Cath Lab

4. Menidurkan bayi dengan posisi yang berbeda

4. Menidurkan bayi posisi berbeda

Jika kepala bayi normal pada ketinggian yang sama dengan tubuh saat tidur, Anda dapat mengubahnya. Beri kepalanya bantal agar posisi kepalanya lebih tinggi. Posisi ini membantu mengatasi kemacetan dan mengeluarkan lendir dari saluran hidung. Selain itu, ibu juga dapat meletakkan bayi dalam keadaan tengkurap saat dia tidur,  supaya mudah membantu ibu mengeluarkan lendir. Namun, sang ibu harus memastikan bahwa posisinya tidak menghalangi hidung dan saluran udara.

5. Menghangatkan bayi

5. Menghangatkan bayi

Lendir yang menebal di saluran udara/pernafasan sering membuat bayi gelisah. Hawa panas yang dihasilkan oleh tubuh dapat membantu membersihkan dan menghilangkan lendir.

Ibu harus memberikan baju hangat untuk bayinya. Selain itu, ia juga dapat mengusapkan minyak telon ke badan buah hati. Namun, para ibu harus menyadari bahwa beberapa bayi juga menderita alergi minyak telon. Jaga agar ruangan tetap hangat, bersih, dan bebas debu untuk mencegah pembentukan lendir.

Jika lendir tidak hilang dan memiliki beberapa gejala lain, segera hubungi dokter.

0 0
Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleppy
Sleppy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%
Jika bermanfaat. Silakan Share :

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *