Hipoglikemia

Pengertian Hipoglikemia Hipoglikemia adalah kondisi ketika kadar glukosa (gula darah) berada di bawah normal. Seseorang umumnya dianggap mengalami hipoglikemia saat kadar gula darahnya kurang dari 60 mg/dl. Hipoglikemia adalah salah satu komplikasi akut pada pengidap diabetes dan umumnya berkaitan dengan penggunaan obat dari golongan sulfonilurea (glibenclamide, gliklazida, glimepiride, glipizide, tolbutamide) atau insulin.   Gejala Hipoglikemia …

Jika bermanfaat. Silakan Share :

Continue reading →

Hipermagnesemia

Pengertian Hipermagnesemia Hipermagnesemia adalah kondisi medis yang muncul ketika kadar magnesium dalam darah terlalu tinggi.   Gejala Hipermagnesemia Pada tubuh yang sehat, kadar magnesium dalam darah berada pada kisaran 1,7 hingga 2,3 miligram per desiliter (mg/dL). Namun, saat tubuh kelebihan magnesium kadarnya ada pada 2.6 mg/dL atau lebih. Jika sudah begitu, maka tubuh akan mulai menunjukkan …

Jika bermanfaat. Silakan Share :

Continue reading →

Hiperemesis Gravidarum

Pengertian Hiperemesis Gravidarum Hiperemesis gravidarum adalah suatu kondisi morning sickness yang ekstrem pada masa kehamilan, yang ditandai dengan mual dan muntah yang parah. Kondisi ini menyebabkan dehidrasi, gangguan elektrolit dan keton dalam darah, serta penurunan berat badan yang signifikan. Pengidap hiperemesis gravidarum dianjurkan untuk dirawat di rumah sakit, karena komplikasinya yang berakibat pada ginjal, sistem saraf, dan …

Jika bermanfaat. Silakan Share :

Continue reading →

Hidronefrosis

Pengertian Hidronefrosis Hidronefrosis adalah pembengkakan ginjal akibat penumpukan urine, karena urine tidak dapat mengalir dari ginjal ke kandung kemih. Kondisi ini umumnya terjadi pada salah satu ginjal, tetapi tidak menutup kemungkinan untuk terjadi pada kedua ginjal sekaligus. Penyakit ini bukan penyakit utama, tapi merupakan kondisi sekunder dari penyakit lain yang berkembang dalam tubuh. Kondisi ini …

Jika bermanfaat. Silakan Share :

Continue reading →

Herpes Genital (Herpes Simplex)

Pengertian Herpes Genital (Herpes Simplex) Herpes genital atau herpes simplex adalah suatu infeksi menular seksual yang disebabkan oleh virus herpes simplex (HSV). Setelah pengidap terinfeksi, virus menetap secara dorman dalam tubuh dan dapat terjadi reaktivasi hingga beberapa kali dalam setahun. Penyakit infeksi ini juga dapat ditularkan melalui luka kecil yang tidak tampak.   Gejala Herpes Genital …

Jika bermanfaat. Silakan Share :

Continue reading →

Hernia Inguinalis

Pengertian Hernia Inguinalis Hernia inguinalis atau turun berok adalah kondisi ketika jaringan lunak dalam tubuh, biasanya sebagian dari usus, menonjol melalui bagian yang lemah atau robek di bagian bawah perut dekat lipatan paha bagian depan. Akibatnya, timbul tonjolan atau pembengkakan pada daerah selangkangan atau pembesaran skrotum (kantung buah pelir). Tonjolan ini terutama dirasakan ketika batuk, membungkuk, …

Jika bermanfaat. Silakan Share :

Continue reading →

Hepatitis E

Pengertian Hepatitis E Hepatitis E termasuk salah satu jenis penyakit hepatitis. Ini adalah infeksi hati akut berpotensi serius yang disebabkan oleh virus HEV. Berbeda dengan jenis hepatitis lain, penyebaran virus hepatitis E terjadi saat seseorang mengonsumsi air atau yang terkontaminasi virus HEV. Hepatitis E juga dapat ditularkan melalui transfusi darah, ibu hamil ke janin, serta hewan yang …

Jika bermanfaat. Silakan Share :

Continue reading →

Hepatitis A

Pengertian Hepatitis A Hepatitis A merupakan salah satu penyakit yang dapat menyerang organ hati dan disebabkan oleh infeksi virus. Gejala awal yang dapat muncul meliputi demam, mual, muntah, nyeri pada sendi dan otot, serta diare. Ketika organ hati sudah mulai terserang, ada beberapa gejala lain yang akan muncul, yaitu urine berwarna gelap, tinja berwarna pucat, …

Jika bermanfaat. Silakan Share :

Continue reading →

Hemokromatosis

Pengertian Hemokromatosis Hemokromatosis adalah kondisi turunan yang menyebabkan tubuh seseorang menyerap terlalu banyak zat besi dari makanan yang dimakan.   Gejala Hemokromatosis Hemokromatosis biasanya tidak langsung menimbulkan gejala. Gejala baru akan muncul setelah penumpukan zat besi mencapai batas tertentu. Gejala-gejalanya , antara lain: Sering merasa lelah dan lemas Nyeri sendi Nyeri perut Berat badan menurun Sulit …

Jika bermanfaat. Silakan Share :

Continue reading →

Hematuria

Pengertian Hematuria Hematuria merupakan suatu kondisi adanya darah di dalam urine. Urine berubah warna menjadi kemerahan atau sedikit kecokelatan. Terkadang, ada pula darah yang terdapat di dalam urine meski tidak kasat mata. Kondisi ini sering disebut sebagai hematuria mikroskopik. Darah yang terkandung dalam urine hanya bisa dilihat di laboratorium menggunakan mikroskop. Darah yang ada dalam urine …

Jika bermanfaat. Silakan Share :

Continue reading →