Fenomena Raynaud

Pengertian Fenomena Raynaud

Raynaud adalah kondisi ketika area tubuh seperti jari tangan dan kaki terasa kebas atau mati rasa dan juga dingin akibat suhu dingin atau stres. Penyakit ini juga dikenal dengan sebutan fenomena Raynaud.

Gejala Fenomena Raynaud

Kejang pada arteri kecil di jari tangan dan jari kaki terjadi dengan cepat dan paling sering dipicu oleh dingin. Hal ini bisa berlangsung selama beberapa menit atau beberapa jam. Jari tangan dan jari kaki menjadi putih, biasanya berbintik-bintik. Pada akhir serangan, daerah yang terkena tampak berwarna lebih pink dari biasanya atau kebiruan. Jari tangan dan jari kaki bisa mengalami mati rasa, kesemutan, dan rasa tertusuk jarum atau rasa terbakar.

Penyebab Fenomena Raynaud

Penyebab pasti fenomena Raynaud masih belum diketahui. Meski demikian, ada dugaan bahwa penyebab fenomena ini karena pembuluh darah di jari kaki dan tangan bereaksi secara berlebihan terhadap suhu dingin atau stres.

Pembuluh darah kecil yang mengalirkan darah ke kulit menyempit atau mengalami vasospasm, sehingga mengurangi sirkulasi darah ke area tersebut. Seiring waktu, pembuluh darah kecil ini dapat menebal sehingga aliran darah pun semakin terbatas.

Fenomena ini terjadi pada kondisi bersuhu dingin, seperti memasukkan tangan ke air dingin, mengambil barang dari freezer, ataupun berada di cuaca yang dingin. Pada beberapa orang, stres emosional juga dapat menyebabkan serangan Raynaud.

Penyakit Raynaud’s yang  berhubungan dengan Raynaud’s sekunder meliputi :

  • Scleroderma.
  • Lupus.
  • Rheumatoid Arthritis.
  • Sindrom Sjogren’s.
  • Dermatomyositis.
  • Polymyositis.

Faktor Risiko Fenomena Raynaud

Beberapa faktor yang meningkatkan risiko penyakit Raynaud, antara lain wanita, usia 15 sampai 30 tahun, biasanya terkena Raynaud primer, iklim dingin, dan riwayat keluarga.

Diagnosis Fenomena Raynaud

Diagnosis dapat ditegakkan melalui anamnesis, pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan laboratorium. Pada anamnesis, dapat ditemukan adanya keluhan di jari, seperti rasa kesemutan, mati rasa, atau bahkan nyeri pada saat kondisi dingin ataupun adanya perubahan warna jari menjadi putih atau biru setelah terpapar dingin.

baca juga  Fenilketonuria

Pengobatan dan Efek Samping Fenomena Raynaud

Pengobatan bertujuan untuk mengurangi kekerapan terjadinya serangan, mencegah kerusakan jaringan, dan mengobati penyebab medis yang melatari terjadinya Raynaud sekunder. Beberapa obat dapat digunakan untuk memperbesar pembuluh darah sehingga memperbaiki sirkulasi darah, seperti golongan calcium channel blockers dan vasodilator.

Pada beberapa kasus ada kalanya dibutuhkan prosedur pembedahan saraf, jika memang disebabkan karena kelainan saraf. Efek samping atau komplikasi bila tak ditangani, komplikasi yang terjadi bisa meliputi kerusakan jaringan, ulkus, gangren, bahkan amputasi.

Pencegahan Fenomena Raynaud

Beberapa cara berikut ini dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya serangan Raynaud, seperti:

  • menggunakan sarung tangan ketika akan mengambil sesuatu dari freezer
  • mengatur suhu yang cukup hangat atau tidak terlalu dingin pada air conditioning
  • menggunakan pakaian dan aksesoris, seperti topi, syal, sarung tangan kaos kaki, jaket, penutup telinga, dan masker untuk menghangatkan badan
  • menghangatkan kendaraan ketika sedang musim dingin

Kapan Harus ke Dokter?

Periksakanlah ke dokter segera jika kamu memiliki sakit atau infeksi pada salah satu jari tangan atau jari kaki atau memiliki riwayat Raynaud yang parah.

Jika bermanfaat. Silakan Share :