Ginjal Polikistik

Pengertian Ginjal Polikistik

Penyakit ginjal polikistik diturunkan secara dominan autosomal, dimana terbentuk kista ginjal yang semakin membesar yang menyebabkan kerusakan ginjal secara progresif. Penyakit ini dapat timbul bersama dengan keluhan gagal ginjal kronis atau ditemukan saat skrining keluarga pengidap dengan penyakit serupa.

 

Gejala Ginjal Polikistik

Gejala yang dapat ditimbulkan pada penyakit ini seperti :

  • Mual.

  • Muntah.

  • Anoreksia.

  • Gatal.

  • Mudah lelah.

  • Sering kencing.

  • Nyeri pada pinggang, punggung dan perut.

  • Adanya darah pada kencing.

  • Nyeri kepala berat yang mendadak.

 

Faktor Risiko Ginjal Polikistik

Polikistik ginjal merupakan penyakit yang diturunkan. Artinya, apabila tidak ada satu anggota pun keluargamu yang memilikinya, maka dirimu tidak berpotensi terkena penyakit ini.

 

Penyebab Ginjal Polikistik

Penyakit ini diturunkan secara dominan autosomal. Sekitar 85% kasus disebabkan karena adanya masalah di gen PKD1 yang memetakan 16p13.3. Gen PKD2 yang bertanggung jawab atas sebagian besar penyakit ginjal polikistik yang tak terkait dengan 16p, yang telah diisolasi di 4q13-q23.

 

Diagnosis Ginjal Polikistik

Untuk menentukan diagnosis penyakit ini, dokter akan melakukan wawancara medis, pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan penunjang. Dalam wawancara medis, biasanya pengidap ginjal polikistik dapat mengeluh adanya nyeri pada perut.  Selain itu, untuk mendiagnosis penyakit ini, tes-tes tertentu dapat mendeteksi ukuran dan jumlah kista ginjal yang Anda miliki dan dapat mengevaluasi jumlah jaringan ginjal yang sehat. Beberapa tes yang dapat Anda lakukan, antara lain:

  • Pemeriksaan USG. Pemeriksaan ulrtasonografi (USG) ginjal dapat dilakukan untuk mengetahui ukuran ginjal dan mendeteksi adanya kista. USG dapat mendeteksi kista ginjal dengan diameter 1–1,5 cm.

  • Magnetic Resonance Imaging (MRI. Pemeriksaan ini lebih sensitif dan dapat mengidentifikasi kista ginjal yang memiliki ukuran diameter 3 mm.

  • Pemeriksaan urinalisis. Pemeriksaan ini bertujuan untuk menyingkirkan adanya infeksi pada saluran kemih dan mencari kepingan seluler yang menunjukkan adanya peradangan aktif pada ginjal.

 

baca juga  Batu Ginjal

Penatalaksanaan dan Efek Samping

Tujuan utama dari pentalaksanaan penyakit ini adalah :

  • Memperlambat penurunan fungsi ginjal.

  • Mencegah atau mengobati komplikasi.

Sampai saat ini pengobatan khusus untuk penyakit ini belum ada. Terapi diberikan hanya bila pasien memiliki keluhan.

 

Pencegahan Ginjal Polikistik

Sementara itu, banyak perawatan pendukung yang dapat dilakukan untuk mencegah atau memperlambat hilangnya fungsi ginjal pada orang dengan gejala penyakit ginjal polikistik, antara lain dengan:

  • Mengontrol tekanan darah dengan cermat

  • Pengobatan yang tepat dengan antibiotik dari kandung kemih atau infeksi ginjal

  • Memperhatikan banyaknya darah dalam urin saat keluar pertama kali

  • Mengonsumsi obat untuk mengontrol rasa sakit (bicarakan dengan dokter Anda tentang obat yang dijual bebas yang aman dikonsumsi jika Anda memiliki penyakit ginjal)

  • Menerapkan gaya hidup sehat, seperti berhenti merokok, olahraga, mengontrol berat badan dan mengurangi asupan garam.

 

Kapan harus ke Dokter?

Apabila di keluargan Anda memiliki faktor risiko terhadap penyakit ini lakukan pemeriksaan skiring diri Anda serta keluarga yang lain ke Dokter

Jika bermanfaat. Silakan Share :