Hati-Hati, 6 Gejala Tanda Gula Darah Meningkat

Hati-Hati, 6 Gejala Tanda Gula Darah Meningkat

Diabetes adalah salah satu penyakit berbahaya yang bisa menyerang siapa saja, termasuk anak-anak seusia kita. Dulu, orang-orang biasanya terserang diabetes karena orang tua mereka juga terkena diabetes.

Namun, seiring dengan berjalannya waktu, penyakit diabetes juga bisa muncul pada orang yang tidak memiliki riwayat diabetes di keluarganya. Penyakit diabetes ditandai dengan kadar gula darah di tubuh yang meningkat drastis.

Lalu, bagaimana cara kita tahu kadar gula darah di tubuh kita itu berlebih atau sudah cukup? Selain dengan pemeriksaan medis, ada beberapa gejala yang menjadi pertanda kadar gula darah di dalam tubuh meningkat.

1. Merasa Cepat Lelah

Orang dengan gula darah tinggi akan terus menerus merasa lelah apa pun yang terjadi.

Tak hanya saat belajar atau melakukan aktivitas fisik, saat menonton atau duduk di depan komputer juga akan terasa melelahkan.

Ini akibat sel tubuh tidak tahu cara menggunakan glukosa dalam darah dengan benar untuk menciptakan energi.

2. Penglihatan kabur

Ketika gula darah meningkat, penglihatan kita bisa kabur atau buram, teman-teman.

Ini karena tingginya kadar glukosa dalam tubuh dapat membuat lensa mata membengkak dan membuat fokus melihat menjadi sulit.

Jika tidak segera diobati, penglihatan kabur karena gula darah tinggi akan menyebabkan kebutaan.

3. Selalu Ingin Pipis

Semakin banyak gula menumpuk dalam aliran darah, ginjal akan semakin sulit menyaring kelebihan gula yang tidak digunakan tubuh untuk menciptakan energi.

Glukosa yang berlebihan ini akhirnya keluar dalam air pipis atau urin, teman-teman.

Jadi, semakin banyak glukosa dalam darah maka semakin sering kita buang air kecil.

4. Kehausan Sepanjang Waktu

Terus-menerus buang air kecil membuat kita dehidrasi dan selalu merasa haus.

baca juga  Manfaat Sehat Lalapan Daun Kenikir

Ketika kita sering buang air kecil, cairan yang berasal dari jaringan di tubuh juga akan dikeluarkan bersama dengan glukosa.

Hal ini menyebabkan tubuh kita menjadi dehidrasi dengan cepat dan membuat lebih haus dari biasanya.

5. Luka Sulit Sembuh

Gula darah tinggi membuat aliran darah melambat dan hal ini dapat mengacaukan kemampuan tubuh untuk menyembuhkan diri jika mengalami luka.

Akibatnya, semua luka di tubuh terutama pada kaki membutuhkan waktu lama untuk sembuh.

Kita juga mungkin lebih lebih mudah terkena infeksi kandung kemih karena aliran darah yang lambat.

6. Sering Mengalami Sakit Kepala

Gula darah tinggi dapat memengaruhi hormon yang berperan dalam fungsi otak sehingga orang yang mengalaminya sering mengalami sakit kepala.

Secara khusus, hormon epinefrin dan norepinefrin membuat pembuluh darah otak mengembang dan berkontraksi.

Gula darah tinggi mengacaukan aliran darah normal dan dapat membuat kepala kita sakit.

Jika bermanfaat. Silakan Share :