Model Kepercayaan Kesehatan (Health Belief Model)

Model Kepercayaan Kesehatan (Health Belief Model)

Model Kepercayaan Kesehatan (Health Belief Model)
Model kepercayaan kesehatan /Hea lth Belief Model (HBM)adalah sebuah bentuk kepercayaan seseorang memberikan penilaian dan peningkatan kesehatan dari segi sosio-psikologis dalam pelayanan kesehatan masyarakat.

Menurut model kepercayaan kesehatan, kemampuan seseorang untuk bertindak preventif tergantung pada hasil dari dua kepercayaan atau penilaian kesehatan, yaitu, ancaman penyakit yang dirasakan dan dengan mempertimbangkan keuntungan dan kerugian.

Penilaian pertama adalah ancaman yang dirasakan terhadap risiko yang akan muncul. Ini merujuk pada sejauh mana seseorang percaya bahwa penyakit atau rasa sakit itu nyata. Asumsinya adalah perilaku preventif meningkat ketika ancaman itu dirasakan.

Penilaian ancaman yang dirasakan ini didasarkan pada kekebalan. Ini adalah cara bagi orang untuk mengembangkan masalah kesehatan berdasarkan kondisi mereka.

Keseriusan orang mengevaluasi seberapa tingkat keparahan penyakit tersebut apabila semakin meningkat masalah kesehatan mereka atau justru akan membiarkan penyakitnya tidak ditangani.

Penilaian kedua yang dibuat adalah antara keuntungan dan kerugian dari perilaku dalam usaha untuk memutuskan tindakan pencegahan atau tidak yang berkaitan dengan dunia medis dan mencakup berbagai ancaman, seperti check up untuk pemeriksaan awal dan imunisasi.

Penilaian ketiga yaitu petunjuk berperilaku sehat. Hal ini berupa berbagai informasi dari luar atau nasihat mengenai permasalahan kesehatan, misalnya media massa, promosi kesehatan dan nasihat orang lain atau teman (Maulana, 2009).

Sebagai kesimpulan, model kepercayaan kesehatan menanggap individu bertindak untuk melakukan pengobatan dan pencegahan penyakitnya ada 3 hal yang berpengaruh terhadap upaya yang akan diambil yaitu:

Kerentanan yang Dirasakan — Agar seseorang bertindak untuk mencegah atau mengobati penyakit yang dirasakannya.
Keseriusan yang Dirasakan — Tindakan individu untuk mencari pengobatan dan pencegahan penyakitnya akan didorong pula oleh keseriusan penyakit tersebut terhadap individu atau masyarakat.
Manfaat dan Rintangan yang Dirasakan – Ketika seseorang merasa rentan terhadap penyakit serius, mereka mengambil langkah-langkah tertentu. Tindakan tergantung pada manfaat dan hambatan yang dihadapi saat melakukan tindakan ini.

Jika bermanfaat. Silakan Share :
baca juga  Batas Usia Berakhirnya Tinggi Badan