Kanker Kelenjar Air Liur

Read Time:2 Minute, 33 Second

Pengertian Kanker Kelenjar Air Liur

Tubuh manusia memiliki beberapa jenis kelenjar air liur. Salah satu penyakit yang menyerang kelenjar air liur adalah kanker. Berdasarkan jenis sel yang terinfeksi, ada beberapa macam kanker kelenjar air liur. Antara lain mucoepidermoid carcinoma (paling sering terjadi), adenocarcinomaadenoid cystic carcinoma, dan lainnya.

 

Gejala Kanker Kelenjar Air Liur

Tingkat keparahan dan potensi kesembuhan kanker kelenjar air liur bervariasi. Dokter akan melihat jenis sel yang ada untuk memastikan diagnosis. Ada beberapa jenis sel yang terlihat dari mikroskop untuk menentukan tingkat keparahan kanker. Semakin mirip sel kanker tersebut dengan sel yang normal, semakin ringan dan besar kemungkinan untuk sembuh. Jika sel kanker berbeda jauh dengan sel normal, sel kanker ini tumbuh dan menyebar lebih cepat.

Gejala umum kanker kelenjar air liur adalah pembengkakan mulut, pipi, rahang, dan leher. Gejala lain berupa kelumpuhan saraf wajah (otot sebelah wajah lemah dan kesemutan di wajah), nyeri jika tumor ganas, mulut susah dibuka, dan ada gangguan menelan (disfagia).

 

Penyebab Kanker Kelenjar Air Liur

Penyebab kanker kelenjar air liur tidak jelas. Kanker dapat disebabkan oleh perubahan DNA yang mengaktifkan onkogen (gen untuk pertumbuhan sel berlebih) atau mematikan gen supresor tumor (gen pengendali pertumbuhan sel berlebih).

Laki-laki, orang yang lebih tua dan orang dengan riwayat keluarga memiliki kanker kelenjar air liur lebih berisiko terkena kanker kelenjar air liur. Faktor risiko lain adalah merokok, minum alkohol, jarang makan sayur, terlalu banyak mengonsumsi lemak hewani, sering menggunakan ponsel genggam, dan paparan virus.

 

Diagnosis Kanker Kelenjar Air Liur

baca juga  Kanker Mata

Jika ditemukan gejala kanker kelenjar air liur melalui pemeriksaan fisik, dokter akan melakukan beberapa pemeriksaan penunjang untuk memastikan adanya kanker atau tidak. Pemeriksaan tersebut antara lain foto Rontgen, ultrasound (USG), CT Scan, dan MRI untuk mendeteksi kanker di posisi yang lebih dalam. Foto Rontgen dan USG dilakukan jika tumor terletak di permukaan, serta untuk memandu jarum ketika melakukan pengambilan sel tumor dengan jarum suntik kecil  (FNAB).

 

Pengobatan dan Efek Samping Kanker Kelenjar Air Liur

Pengobatan utama kanker kelenjar air liur adalah pembedahan, terutama jika dokter menilai kanker tersebut dapat diangkat melalui operasi. Efek samping pembedahan adalah komplikasi dari anestesi, perdarahan, pembekuan darah, dan infeksi.

Pengobatan lainnya adalah terapi radiasi menggunakan sinar-X energi tinggi atau partikel untuk menghancurkan sel-sel kanker atau memperlambat pertumbuhannya. Terapi ini digunakan jika kanker tidak bisa dioperasi atau digunakan setelah operasi untuk membunuh sel kanker yang mungkin tertinggal. Terapi radiasi dapat menyebabkan rasa terbakar matahari pada kulit, masalah mulut (mulut kering), sulit menelan, mual, muntah, kelelahan, kerusakan tulang, dan permasalahan gigi.

Jika kanker sudah menyebar luas, kemoterapi dapat menjadi pilihan pengobatan. Kemoterapi dilakukan dengan cara memasukkan obat antikanker melalui infus atau diminum. Efek samping kemoterapi adalah rambut rontok, nafsu makan hilang, lemah, gangguan pencernaan, muntah, mudah memar, dan perdarahan.

 

Pencegahan Kanker Kelenjar Air Liur

Hindari faktor risiko, terapkan pola hidup sehat (gizi seimbang, tidak merokok, dan tidak minum alkohol) untuk mencegah kanker kelenjar air liur.

 

Kapan Harus ke Dokter?

Jika mengalami gejala kanker kelenjar air liur, segera periksa ke dokter untuk memastikan diagnosis. Dokter spesialis yang bisa terkait antara lain dokter THT dan dokter spesialis bedah onkologi.

baca juga  Koarktasio Aorta - Gejala, Penyebab dan Mengobati
0 0
Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleppy
Sleppy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%
Jika bermanfaat. Silakan Share :
Posted in K

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *