Ketoasidosis Diabetik

Read Time:2 Minute, 26 Second

Pengertian Ketoasidosis Diabetik

Ketoasidosis diabetik adalah komplikasi diabetes mematikan akibat tingginya produksi asam darah tubuh yang disebut keton. Kondisi ini timbul ketika tubuh tidak menghasilkan insulin yang cukup untuk menyerap glukosa ke dalam sel-sel tubuh untuk mengubah glukosa menjadi tenaga. Ketoasidosis diabetik umum dijumpai pada pengidap diabetes tipe 1, namun cukup jarang ditemui pada kasus diabetes tipe 2.

 

Gejala Ketoasidosis Diabetik

Beberapa gejala ketoasidosis diabetik, antara lain:

  • Frekuensi buang air kecil meningkat.
  • Merasa haus terus-menerus.
  • Kelelahan.
  • Napas berbau pembersih kutek (aseton).
  • Mual dan muntah.
  • Nyeri perut.
  • Napas cepat dan dalam.
  • Linglung, penurunan kesadaran, hingga koma.
  • Dehidrasi akibat frekuensi buang air kecil yang meningkat.
  • Gangguan keseimbangan elektrolit yang berfungsi untuk sel jantung, otot, dan saraf.

 

Penyebab Ketoasidosis Diabetik

Penyebab ketoasidosis diabetik adalah kurangnya insulin yang berakibat terhentinya penyerapan gula darah ke dalam sel-sel untuk menghasilkan tenaga. Beberapa pemicu kondisi ini, antara lain:

  • Penyakit atau infeksi yang membuat tubuh menghasilkan lebih banyak hormon, seperti adrenalin atau kortisol, yang memengaruhi kerja insulin.
  • Efek dari terapi insulin yang dapat menurunkan kadar insulin dalam tubuh.
  • Gangguan fisik atau mental.
  • Serangan jantung.
  • Penyalahgunaan alkohol atau obat-obatan.
  • Obat-obatan tertentu seperti kortikosteroid dan beberapa diuretik.

 

Faktor Risiko Ketoasidosis Diabetik

Beberapa faktor risiko ketoasidosis diabetik, antara lain:

  • Pengidap diabetes tipe 1.
  • Sering melewatkan pengobatan insulin.
  • Sedang mengalami infeksi.
  • Trauma fisik atau emosional.
  • Kecanduan alkohol.
  • Penyalahgunaan obat, terutama kokain.
  • Obat-obatan, seperti kortikosteroid dan diuretik.
  • Serangan jantung.
  • Menstruasi dan kehamilan.

 

Diagnosis Ketoasidosis Diabetik

Dokter akan mendiagnosis ketoasidosis diabetik dengan melakukan wawancara medis, pemeriksaan fisik, serta pemeriksaan penunjang seperti:

  • Pemeriksaan darah untuk mengetahui kadar gula darah, kadar keton, tingkat keasaman darah (analisis gas darah), dan elektrolit darah.
  • Pemeriksaan urine untuk melihat kadar keton urine dan kemungkinan infeksi saluran kemih.
  • Rontgen dada untuk melihat kemungkinan pneumonia.
  • Pemeriksaan elektrokardiografi (EKG) untuk merekam aktivitas listrik jantung.
baca juga  Kesemutan, Ini penyebabnya

 

Pengobatan Ketoasidosis Diabetik

Penanganan ketoasidosis diabetik harus dilakukan di rumah sakit. Pengobatan yang umum diberikan dokter, antara lain:

  • Pemberian cairan infus untuk mengatasi dehidrasi.
  • Pemberian insulin langsung melalui infus.
  • Pemberian elektrolit tertentu, seperti kalium, natrium, dan klorida.
  • Pemberian obat-obatan lain sesuai dengan penyakit penyertanya.

 

Komplikasi Ketoasidosis Diabetik

Beberapa komplikasi yang dapat terjadi akibat pengobatan ketoasidosis diabetik adalah:

  • Rendahnya kadar gula darah (hipoglikemia) akibat pemberian insulin.
  • Rendahnya kadar kalium (hipokalemia) akibat efek samping insulin.
  • Pembengkakan otak (edema otak) akibat penurunan kadar gula darah terlalu cepat.

 

Pencegahan Ketoasidosis Diabetik

Beberapa upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah ketoasidosis diabetik, antara lain:

  • Disiplin dalam mengonsumsi makanan sehat dan berolahraga.
  • Selalu monitor kadar gula darah sesuai target pengobatan.
  • Komitmen dalam minum obat diabetes atau suntik insulin.
  • Awasi jika sedang mengalami infeksi, stres, atau terserang penyakit lain, dengan monitor gula darah lebih sering dan memeriksa kadar keton dalam darah.
  • Awasi reaksi tubuh jika mengonsumsi jenis obat-obatan yang baru.
  • Cukupi kebutuhan cairan tubuh.

 

Kapan Harus ke Dokter?

Jika mengalami tanda dan gejala alergi seperti di atas, segera berbicara dengan dokter untuk mengetahui penyebab dan mendapatkan penanganan yang tepat.

0 0
Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleppy
Sleppy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%
Jika bermanfaat. Silakan Share :
Posted in K

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *