Neutropenia

Neutropenia

Pengertian Neutropenia

Neutropenia adalah keadaan abnormal pada neutrofil, yaitu salah satu jenis sel darah putih yang berfungsi mencegah infeksi bakteri. Pada kasus neutropenia, jumlah neutrofil dalam darah sangat rendah.

Pada orang dewasa, kadar neutrofil yang kurang dari 1500 per mikroliter saja sudah bisa dikategorikan sebagai neutropenia. Sedangkan pada anak-anak, jumlah sel yang mengindikasikan neutropenia bervariasi sesuai dengan usia.

 

Gejala Neutropenia

Neutropenia seringkali tidak menimbulkan gejala. Dalam beberapa kasus, orang menyadari bahwa dirinya mengalami neutropenia ketika menjalani tes darah untuk hal yang tidak berkaitan dengan neutropenia. Namun, orang dapat mengalami gejala dari infeksi atau masalah lain yang dasarnya disebabkan oleh neutropenia.

Infeksi dapat terjadi sebagai komplikasi dari neutropenia yang seringkali terjadi pada membran mukosa (selaput lendir) seperti di dalam mulut dan di kulit. Infeksi dapat berupa ulkus atau luka, abses, kemerahan, dan luka yang sembuh dalam waktu yang lama. Gejala umum yang biasanya akan dialami pengidap yang terkena infeksi adalah demam.

Risiko infeksi serius akan meningkat seiring dengan:

  • Jumlah neutrofil yang semakin menurun.
  • Mengalami neutropenia berat dalam jangka waktu yang lama.

 

Faktor Risiko Neutropenia

Beberapa kondisi yang diketahui dapat meningkatkan risiko terjadinya neutropenia antara lain:

  • Kekurangan vitamin
  • Kelainan kongenital (bawaan lahir) pada fungsi sumsum tulang, seperti sindrom Kostmann
  • Penyakit sumsum tulang, seperti leukemia, sindrom myelodysplasia, myelofibrosis, dan anemia aplastik.
  • Penghancuran neutrofil secara otomatis, baik akibat penyakit atau akibat obat-obatan yang merangsang sistem kekebalan tubuh.

 

Penyebab Neutropenia

Penyebab utama neutropenia adalah kemoterapi kanker. Seseorang yang mengalami neutropenia akibat menjalani kemoterapi dapat dengan mudah terkena infeksi bakteri. Penyebab lain neutropenia adalah adanya infeksi, seperti bakteri tuberkulosis, virus Epstein-Barr, hepatitis, sepsis, demam berdarah dan HIV/AIDS.

baca juga  Nyeri Otot

 

Diagnosis Neutropenia

Neutropenia bisa didiagnosis dari jumlah sel darah yang diambil melalui sampel darah yang dikeluarkan dari vena. Untuk menentukan penyebab spesifik neutropenia dalam situasi tertentu, tes lain mungkin diperlukan. Kadang-kadang biopsi sumsum tulang juga mungkin diperlukan untuk mendiagnosis penyebab spesifik neutropenia.

 

Pengobatan Neutropenia dan Efek Samping

Untuk mengobati pengidap dengan neutropenia, dokter biasanya akan memberikan terapi seperti berikut :

  • Antibiotik untuk melawan infeksi bakteri.
  • Obat yang menekan sistem imun
  • Terapi yang disebut granulocytecolony stimulating factor (G-CSF) yang berguna untuk menstimulasi sumsum tulang untuk memproduksi lebih banyak sel darah putih. Cara ini biasanya digunakan untuk beberapa tipe neutropenia, seperti neutropenia kongenital. Terapi ini sangat efektif, bahkan bisa menyelamatkan nyawa pengidap yang mengalami tipe kongenital.
  • Mengubah obat yang dikonsumsi. Pada kasus neutropenia yang disebabkan oleh pengobatan tertentu, cara ini perlu dilakukan bila memungkinkan.
  • Transplantasi sumsum tulang dapat berguna untuk mengobati beberapa tipe neutropenia berat, termasuk yang disebabkan masalah sumsum tulang.

 

Pencegahan Neutropenia

Beberapa pengidap dengan neutropenia biasanya rentan sekali terkena infeksi. Karena itu, pengidap perlu melakukan beberapa cara berikut untuk mencegah infeksi :

  • Menjaga higienitas dengan baik, termasuk sering cuci tangan dan perawatan gigi yang baik, seperti sikat gigi dengan rutin dan flossing, yaitu membersihkan sela-sela gigi dengan menggunakan benang.
  • Hindari melakukan kontak dengan orang sakit.
  • Selalu menggunakan sepatu.
  • Membersihkan lengan ketika terluka dan segera tutup dengan perban.
  • Gunakan pencukur elektrik daripada silet.
  • Hindari menyentuh kotoran hewan dan mengganti popok bayi.
  • Hindari makanan yang dipasteurisasi, daging yang kurang matang, buah mentah, sayur mentah, dan bahan makanan lain yang mentah
  • Jauhi kolam atau sungai.
Jika bermanfaat. Silakan Share :