Sembilan Sumber Nutrisi Imunitas Anak

Read Time:3 Minute, 48 Second

Kekebalan alami didapatkan anak dari ibunya melalui ASI. Meski, ada beberapa sumber nutrisi yang dapat meningkatkan imunitas bagi anak.

Anak yang sering terserang sakit tentu merisaukan setiap orang tua. Hal ini ditunjukkan dengan sistem kekebalan tubuh atau imunitas anak rendah karenanya mudah mengalami gangguan atau penurunan. Gangguan ini bisa disebabkan, antara lain karena kurangnya asupan gizi seimbang dalam menu harian anak.

Makanan dan sistem imunitas tubuh memang sangat terkait. Seperti diungkapkan Dr. Zakiudin Munasir, Sp.A(K), Ketua Divisi Alergi Imunologi, Bagian Ilmu Kesehatan Anak FKUI/RSCM, bahwa bila kekebalan saluran pencernaan, maka imunitas secara umum juga baik. Dari banyak makanan sumber nutrisi yang dibutuhkan anak-anak, di bawah ini merupakan sumber penambah imunitas anak.

1. Flavonoids

Hasil penelitian, bahwa susu kedelai mengandung protein, lemak, karbohidrat, serat, vitamin, dan mineral sangat tinggi serta dibutuhkan oleh tubuh, baik untuk metabolisme maupun untuk pertumbuhan, perbaikan sel rusak, sumber energi, ataupun sebagai penambah imunitas.

Kombinasi sejumlah asam amino dengan vitamin dan beberapa nutrisi lainnya dalam biji kedelai membentuk flavonoid. Flavonoid adalah sejenis pigmen, seperti zat hijau daun pada tanaman.

Secara ilmiah, flavonoid terbukti mampu mencegah dan mengobati berbagai penyakit. Dan, salah satu jenis flavonoid yang banyak terdapat pada biji kedelai adalah isoflavon. Fungsi isoflavon sendiri untuk meningkatkan sistem imunitas.

 

2. Spirulina

Spirulina, mikroalga yang berwarna biru, adalah sumber protein yang sangat tinggi. Warna biru pada spirulina berperan penting dalam sistem kekebalan tubuh. Spirulina kaya akan vitamin B kompleks, vitamin D, gamma linoleic acid (GLA), magnesium, seng, selenium, dan zat besi.

Phycocyanin merupakan protein spirulina terbanyak yang memiliki manfaat bagi kesehatan. Untuk menstimulasi kerja sel induk pada sumsum tulang, berperan dalam produksi sel darah putih, serta memperkuat kekebalan tubuh. Demikian juga sel darah merah, yang berfungsi mengedarkan oksigen ke seluruh tubuh.

baca juga  Sindrom Noonan

Spirulina juga sangat kaya kandungan selenium, yang berperan dalam sistem imunitas tubuh. Spirulina lebih sesuai dikonsumsi sebagai suplemen.

3. Seng

Seng atau zinc merupakan unsur utama kehidupan. Di dalam tubuh manusia, seng merupakan mikronutrien paling banyak tersebar. Dalam sistem syaraf, imunitas, darah dan sistem pencernaan manusia, juga terlibat dalam penyatuan ratusan jenis enzim dalam tubuh.

Fungsi seng termasuk meningkatkan perkembangan tubuh, meningkatkan kecerdasan, memperkuat imunitas, kesehatan mata, meningkatkan pertumbuhan, dan regenerasi sel.

Sumber seng banyak tedapat pada ikan, daging, telur, dan produk makanan hewani lainnya, biji buah aprikot serta buah cemara. Sekarang, seng banyak dikonsumsi dalam bentuk suplemen.

4. Madu

Protein merupakan nutrisi penting pembangun imunitas. Dan, madu merupakan salah satu sumber protein, yang mampu menjaga stamina tubuh, bila dikonsumsi secara teratur setiap harinya.

Menurut Y. Widodo, dari Pusat Penelitian dan Pengembangan Gizi di Bogor, madu dapat membantu mengatasi kekurangan energi protein yang banyak diderita anak dan balita.

Penelitian Peter C. Molan (1992), peneliti dari Departement of Biological Sciences, University of Waikoto, di Hamilton, Selandia Baru, menunjukkan madu mengandung zat antibiotik yang aktif menangkal berbagai patogen penyebab penyakit. Beberapa penyakit menular dapat “disembuhkan” dan dihambat dengan madu secara teratur.

5. Omega 3

Minyak ikan adalah salah satu nutrisi yang mengandung asam lemak kaya manfaat bagi kesehatan. Misalnya asam lemak tak jenuh ganda dalam minyak ikan mendukung pertumbuhan kembang otak (kecerdasan), serta perkembangan indera visual dan sistem imunitas bayi dan balita.

Minyak ikan mengandung DHA dan EPA, kombinasi keduanya dikenal sebagai omega-3. Jenis hewan laut yang mengandungan omega-3 antara lain salmon, tuna (terutama tuna biru, tuna kuning, dan albacore), sardin, herring, mackerel, dan kerang.

baca juga  Cara Mengatasi Bayi yang Sulit Menelan

6. Prebiotik

Prebiotik dapat mengembangkan bakteri baik dalam sistem penpencernaa serta mencegah alergi dalam tubuh anak. Selain berfungsi memelihara bakteri baik, prebiotik juga mampu menyeimbangkan sistem kekebalan tubuh sekaligus mengurangi resiko alergi.

Sumber prebiotik dapat diperoleh dari gandum, bawang, pisang, bawang putih, madu, dan kacang-kacangan. Ada pula dalam bentuk susu formula.

7. Meniran

Ekstrak daun meniran atau Phyllantus Niruri L, adalah obat herbal yang telah dikembangkan menjadi obat sistem imun lebih aktif dan maksimal menjalankan immunodulator. Obat herbal ini kini telah menjadi suplemen imunitas bagi anak-anak.

8. Kalsium

Sistem imunitas bertugas memerangi berbagai kuman dan penetrasi berbagai benda asing dalam tubuh. Saat membasmi kuman, yang memberi aba-aba kepada sistem imunitas adalah ion kalsium.

Sumber kalsium hewani antara lain udang, daging sapi, kuning telur, ikan, dan susu. Sedangkan, sumber kalsium nabati antara lain sayuran berdaun hijau seperti brokoli, daun singkong, daun pepaya, dan bayam. Selain itu, kalsium juga banyak terkandung dalam biji kenari, wijen, almon, kacang kedelai, dan kacang merah.

9. Vitamin C

Vitamin C sangat penting dalam tubuh karena dapat meningkatkan daya tahan terhadap infeksi dan mempercepat penyembuhan luka. Fluktuasi lingkungan yang mengakibatkan kesehatan tidak selalu dalam kondisi optimal, membuat tubuh harus memiliki sistem kekebalan yang baik. Salah satunya dengan asupan vitamin C yang cukup.

0 0
Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleppy
Sleppy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%
Jika bermanfaat. Silakan Share :

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *