Sudah Lama Minum Pil KB Tapi Kenapa Tidak Pernah Haid Lagi?

 ptamins.com Bagi sebagian besar wanita, efek samping pil KB membuat mereka lebih sering haid dan lebih banyak. Ini karena obatnya bekerja terus merangsang rahim agar selalu meluruh. Namun, segelintir perempuan lainnya justru tidak pernah lagi kedatangan tamu bulanan padahal sudah cukup lama menggunakan pil KB. Kenapa sudah lama minum pil KB tapi tidak haid terus-terusan? Atau ini justru tanda Anda kebobolan hamil?

Efek samping pil KB bertahan kurang lebih 3 bulan

Pil KB bekerja dengan memasukkan hormon yang berbeda ke dalam tubuh Anda. Perubahan kadar hormon inilah yang menyebabkan siklus haid jadi tidak teratur seperti sebelumnya.

Nah, efek samping pil KB yang muncul pada satu perempuan bisa berbeda dengan yang lain. Itu kenapa ada yang menstruasinya jadi lebih sering, ada yang darahnya keluar lebih banyak dan lama, dan ada juga yang tidak haid sama sekali.

 

Jenis pil KB yang disebut pil musiman bahan menyebabkan beberapa perempuan haid hanya 4 kali dalam setahun, alias mens cuma setiap 3 bulan sekali.

Perubahan jadwal mens ini masih terbilang normal sampai batas waktu tertentu. Efek samping pil KB pada siklus haid biasanya akan bertahan selama kurang lebih 3 bulan sejak dari konsumsi pil pertama.

Lalu kalau Anda sudah lama minum pil KB tapi tidak kunjung haid, apakah ini normal?

Kenapa sudah lama minum pil KB tapi tidak haid juga?

Di samping efek samping normal, ada beberapa faktor lainnya yang bisa membuat Anda tidak juga haid meski sudah cukup lama minum pil KB. Di antaranya mungkin perlu segera Anda periksakan ke dokter.

1. Stres

Menstruasi tidak teratur selama menggunakan KB mungkin menjadi dampak dari ketidakseimbangan hormon akibat stres. Stres akan mengacaukan produksi hormon di seluruh tubuh, termasuk hormon pemicu menstruasi yaitu estrogen.

baca juga  Obat Cacing Kremi yang Ampuh Menyembuhkan Cacingan

Penurunan kadar estrogen yang digantikan dengan peningkatan hormon stres kortisol akan menghambat proses ovulasi dalam tubuh Anda. Artinya, menstruasi Anda jadi tertunda.

Dalam beberapa kasus, stres dapat menyebabkan menstruasi berhenti sama sekali.

2. Berat badan turun drastis

Ada beberapa wanita yang mengalami kenaikan berat badan akibat minum pil KB. Efek samping ini mungkin membuat sebagian dari mereka memutuskan untuk berdiet ekstrem untuk menurunkan berat badan.

Berat badan yang turun drastis dapat menurunkan kerja metabolisme tubuh. Jika metabolisme Anda berjalan lambat, tubuh akan kesulitan mengatur jadwal yang teratur untuk siklus haid Anda ke depannya. Pasalnya, kekurangan kalori dapat mencegah produksi hormon estrogen yang diperlukan untuk ovulasi.

Padahal kenyataannya, peningkatan berat badan yang terjadi bukanlah dari lemak, tapi berat badan air.

3. Olahraga yang berlebihan

 

Berolahraga berlebihan dapat menyebabkan stres berlebihan pada tubuh. Selain itu, olahraga terlalu berat juga dapat menganggu kadar hormon sehingga menyebabkan Anda tidak haid meski teratur minum pil KB.

Apalagi jika tidak diikuti dengan asupan nutrisi yang cukup. Saat kadar lemak dalam tubuh turun hingga di bawah 20 persen, siklus menstruasi Anda pun menjadi kacau balau.

4. Penyakit tertentu

 

Beberapa penyakit dapat menyebabkan mentsruasi berhenti. Penyakit yang paling umum adalah sindrom ovarium polikistik alias PCOS.

Apakah ini tanda kebobolan hamil?

 

Pil KB adalah salah satu metode kontrasepsi yang efektif, tapi tidak selalu begitu.

Anda tetap masih bisa hamil saat minum pil KB. Hal ini mungkin terjadi biasanya karena takaran dosis pil tidak tepat, tidak patuh dengan jadwal minumnya, atau karena pil itu sendiri memang gagal bekerja karena berinteraksi dengan zat obat lain yang Anda minum berbarengan.

baca juga  Bolehkah Ibu Menyusui Berpuasa?

Namun memang, kebobolan hamil selama minum pil KB adalah kasus yang jarang terjadi. Jika Anda curiga hamil, ketahui dulu ciri-ciri hamil yang umum. Agar lebih yakin, cek dengan test packatau periksakan ke dokter sesegera mungkin.

Jika Anda sudah lama minum pil KB tapi tidak haid dan kehamilan bukan penyebabnya, dokter akan melakukan tes tambahan untuk mengetahui penyebab sebenarnya berikut pilihan pengobatannya.

Jika bermanfaat. Silakan Share :