Sahabat semuanya, racun memang sangat berbahaya bagi mahluk hidup seperti hewan, manusia dll.

Salah satu racun yang paling berbahaya di dunia adalah racun ular Cobra. nama ini sudah tak asing di telinga masyarakat. pasalnya akibat dari serangan racun yang dia berikan dapat mengakibatkan hewan/manusia yang dia serang dapat mati dengan cepat akibat racun yang sangat berbahaya itu.

Seekor ular kobra yang memiliki panjang sekitar 12 meter menghebohkan masyarakat sebuah kampung di Malaysia, Ular itu ditemukan di dalam mobil seorang penduduk di distrik utara Kudat.

Binatang melata itu lekas ditangkap karena dikhawatirkan menggigit manusia. Perlu diketahui, bisa atau racun ular sendok merupakan salah satu yang terkuat dari jenisnya, dan mampu membunuh manusia.

Ular yang juga dikenal dengan nama ular sendok ini melumpuhkan mangsanya dengan menggigit dan menyuntikkan bisa neurotoxin pada hewan tangkapannya (biasanya binatang mengerat atau burung kecil) melalui taringnya.

Bisa tersebut kemudian melumpuhkan syaraf-syaraf dan otot-otot si korban (mangsa) dalam waktu yang hanya beberapa menit saja.

Selain itu, seperti yang dikutip dari laman okezone.com, ular sendok dapat melumpuhkan korbannya dengan menyemprotkan bisa ke matanya; namun tidak semua kobra dapat melakukan hal ini.

Kobra hanya menyerang manusia bila diserang terlebih dahulu atau merasa terancam. Selain itu, kadang mereka juga hanya menggigit tanpa menyuntikkan bisa (gigitan ‘kosong’ atau gigitan ‘kering’).

Jangan Panik

Meskipun begitu orang tetap harus waspada akan gigitan ular ini, namun jangan terlalu tegang di buat rileks saja, karena kalo kita pamnik racun ini akan semakin cepat membabat masuk terus menyebar keseukujur tubuh kita.

Yang palinhg penting adalah coba usahakan mengurusi luka gigitan itu dengan hati hati, jangan sampai mengakibatkan luka luka lainnya dengan alasan ingin mengeluarkan racun.

Maka tidak semua gigitan kobra pada manusia berakhir dengan kematian, bahkan cukup banyak persentase gigitan yang tidak menimbulkan gejala keracunan pada manusia.

Jika mungkin, balutlah dengan cukup kuat (balut dengan tekanan) bagian anggota tubuh antara luka dengan jantung, untuk memperlambat –namun tidak menghentikan– aliran darah ke jantung.

Usahakan korban tidak banyak bergerak, terutama pada anggota tubuh yang tergigit, agar peredaran darah tidak bertambah cepat.

Kemudian bawalah si korban sesegera mungkin ke rumah sakit untuk memperoleh antibisa (biasanya di Indonesia disebut SABU, serum anti bisa ular) dan perawatan yang semestinya.

Semburan bisa ular sendok, apabila mengenai mata, dapat mengakibatkan iritasi menengah dan menimbulkan rasa pedih yang hebat.

Mencucinya bersih-bersih dengan air yang mengalir sesegera mungkin dapat membilas dan menghanyutkan bisa itu, mengurangi iritasi dan mencegah kerusakan yang lebih lanjut pada mata.