Solusi Keringat Dingin karena Lapar | Gula Darah Rendah (Hipoglikemia)

Tanya 

Dok aaya mau tanya waktu habis maghrib perut saya lapar dan bergegas mau beli nasi, blm sampai tmpt tujuan saya jatuh dr motor lecet di betis belakang, , selang lima menit rasa perut mual dan pingin muntah, keringat dingin mulai mwmbasahi badan, sudah itu nggigil, apa solusinya ya dok,Makasih

Jawab

Hai,

Terimakasih atas pertanyaannya, saya akan bantu menjawab.

Apakah keluhan ini baru pertama kali terjadi, atau terjadi pada setiap kali anda telat makan?

Lapar dapat timbul pada keadaan dimana sel tubuh memerlukan nutrisi (kadar gula darah dalam tubuh rendah, sebab gula darah atau glukosa adalah bahan bakar utama untuk metabolisme tubuh). Gejala dari hipoglikemia dapat berupa lelah, pusing, berkeringat, gemetar, jantung berdebar, mengantuk, hilang kesadaran, dll. Gejala hipoglikemia dapat disebabkan oleh berbagai kondisi seperti puasa, tumor pankreas (produksi insulin yang berlebihan), gangguan tiroid, kelenjar adrenal, kurang nutrisi, efek samping obat (obat penurun gula darah, dll).

Kebiasaan makan yang tidak teratur (telat makan) dapat juga menimbulkan masalah pada pencernaan misalnya dispepsia (sensasi subjektif berupa perasaan tidak nyaman pada ulu hati), gastritis (peradangan mukosa lambung) atau ulkus peptikum (luka pada mukosa lambung). Gejala yang timbul pada gastritis atau sakit maag dapat berupa penurunan nafsu makan, perut terasa penuh dan tidak nyaman, kembung, rasa asam pada mulut, mual, muntah, vertigo, sakit kepala, nyeri tajam atau tumpul pada ulu hati, gemetar, dll.

Pengobatan untuk sakit maag dapat bermacam-macam seperti pemberian obat untuk langsung menetralisir asam lambung (antasid), obat untuk menurunkan produksi asam lambung, obat yang dapat melapisi permukaan mukosa lambung yang mengalami luka sehingga dapat mengurangi bertambah parahnya kerusakan mukosa lambung, dll.

Pengobatan diberikan bila diagnosis sudah ditegakkan. Dalam menegakkan suatu diagnosis penyakit diperlukan wawancara lengkap, pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang (bila diperlukan). Jadi, untuk memastikan kondisi anda, sebaiknya periksakan diri anda ke dokter. Hal yang dapat anda lakukan untuk mengurangi keluhan adalah segeralah konsumsi makanan yang manis (terutama bila kadar gula darah rendah), hindari kebiasaan telat makan, batasi konsumsi minuman berkafein (teh, kopi, dll) dan beralkohol/bersoda atau makanan pedas/asam, kendalikan stress, dan konsumsi obat seperti parasetamol bila timbul demam/menggigil. Semoga membantu.

baca juga  Konsumsi 5 Jus Hijau Bikin Gula Darah Normal Kembali

Pilihan Makanan untuk Gula Darah Rendah (Hipoglikemia)

Seseorang yang memiliki kadar gula darah rendah atau disebut juga dengan hipoglikemia, wajib memilah makanan yang dikonsumsinya. Hindari makanan yang kaya akan gula karena selain dapat meningkatkan kadar gula darah Anda dengan cepat tapi juga dapat menyebabkan penurunan gula darah dengan cepat pada orang dengan hipoglikemia reaktif.

Insulin dalam tubuh membantu sel tubuh menyerap glukosa. Protein, lemak, dan serat termasuk zat yang dapat membantu menstabilkan gula darah. Selain itu, makanan yang mengandung karbohidrat dengan nilai indeks glikemik rendah akan membantu tubuh untuk menstabilkan gula darah.

Berbagai makanan yang dianjurkan untuk hipoglikemia

Hipoglikemia adalah kondisi dimana seseorang memiliki kadar gula darah yang berada di bawah angka normal. Kondisi ini bukanlah penyakit yang berdiri sendiri. Akan tetapi kondisi ini menandai gangguan kesehatan yang terdapat pada tubuh. Hipoglikemia bisa terjadi karena berbagai faktor, misalnya diet, pengaruh obat-obatan dan kondisi tertentu, dan latihan. Selain itu, gangguan kesehatan ini juga bisa terjadi  pada pasien diabetes yang sedang menjalani terapi insulin. Seseorang yang mengalami hipoglikemia biasanya merasakan sakit kepala, gemetar, mual, badan lemas, serta kecemasan.

 

Pada prinsipnya, Anda yang memiliki hipoglikemia sebaiknya makan sedikit-sedikit tapi sering dan tambahkan camilan di samping makanan utama. Berikut ini beberapa makanan yang dapat dikonsumsi sehari-hari untuk meredakan gejala.

Roti gandum utuh dengan selai kacang

Roti gandum yang mengandung gandum utuh memiliki indeks glikemik yang rendah. Sedangkan selai kacang mengandung protein dan lemak. Mengombinasikan makanan yang berasal dari biji-bijian dengan protein dan lemak akan membuat gula darah Anda stabil untuk waktu yang lebih lama sehingga menghindari kekambuhan gejala yang mungkin terjadi.

Buah dan keju

Buah termasuk dalam sumber serat yang baik  yang dapat memperlambat penyerapan glukosa ke dalam aliran darah. Beberapa buah memang mengandung karbohidrat yang cukup tinggi. Namun, Anda bisa memilih apel, pir, dan jeruk sebagai buah yang aman dikonsumsi untuk orang yang memiliki kadar gula darah yang rendah. Menambahkan protein dan lemak yang terdapat dalam sepotong keju ke potongan buah Anda dapat membantu kadar gula darah tetap stabil.

baca juga  Manfaat Tapak Dara Untuk Kesehatan Dan Cara Mengolahnya

Kacang-kacangan

Kacang merupakan makanan ringan yang sangat baik untuk orang dengan hipoglikemia. Kacang mengandung sejumlah zat yang dapat memperlambat penyerapan glukosa. Camilan yang satu ini kaya akan protein dan lemak yang dapat memperlambat penyerapan glukosa di dalam tubuh. Usahakan untuk membawa kacang sebagai camilan wajib di tas Anda.

Yoghurt dengan buah

Konsumsilah yoghurt bebas gula (biasanya yang plain, bukan yang ada rasanya).  Untuk menambah kenikmatan dan serat dalam camilan Anda, tambahkan buah segar seperti mangga, pisang, dan stroberi. Campuran keduanya akan menghasilkan karbohidrat dan protein sebagai sumber energi. Sedangkan lemak dan serat yang terkandung di dalamnya berperan untuk memperlambat metabolisme glukosa.

jenis yogurt

Panduan pola makan untuk gula darah rendah

Seseorang yang mengalami kadar gula di bawah normal dianjurkan untuk makan setiap 3 jam sekali dan mengikuti pola makan berikut ini untuk menjaga kadar gula darah dalam tubuhnya tetap stabil.

Setelah bangun tidur

Anda harus makan sesegera mungkin setelah bangun tidur. Sarapan yang baik harus terdiri dari protein dan karbohidrat kompleks, seperti:

  • Telur rebus dan sepotong roti gandum dengan kayu manis.
  • Seporsi steel-cut oatmeal dengan tambahan blueberry dan biji bunga matahari. Oatmeal jenis ini memiliki indeks glikemik yang lebih rendah dibandingkan dengan jenis oatmeal lainnya. Selain itu juga mengandung serat larut yang baik untuk memperlambat penyerapan glukosa.
  • Yoghurt tanpa gula tambahan yang dipadukan dengan madu, oatmeal, atau buah beri.

Camilan sebelum makan siang

Buah-buahan bisa menjadi pilihan untuk menjadi camilan bergizi untuk mengganjal perut sebelum makan siang. Buah banyak mengandung serat, vitamin, mineral, serta gula alami yang dapat dijadikan sebagai energi. Anda bisa mengombinasikan buah dengan protein atau lemak sehat untuk memenuhi kebutuhan gizi dan menjaga kadar gula darah tetap stabil. Mengombinasikan biji-bijian utuh dengan protein dan lemak sehat juga bisa menjadi pilihan terbaik. Berikut beberapa camilan yang bisa Anda coba di rumah:

  • Potongan apel dengan parutan keju cheddar di atasnya.
  • Potongan pisang yang dicampur dengan kacang-kacangan atau biji-bijian.
  • Sepotong roti gandum dengan potongan alpukat atau alpukat yang dihancurkan seperti selai di atasnya.
  • Sarden atau tuna dengan crackers gandum yang ditambahkan dengan segelas susu rendah lemak.
baca juga  Agar Gula Darah Tetap Aman, Hindari 4 Buah Bagi Penderita Diabetes

Makan siang

Untuk menu makan siang, Anda bisa membuat sandwich tuna atau sandwich yang berisi selada dan potongan ayam. Roti yang dipakai untuk membuat sandwich usahakan roti gandum, bukan roti putih. Anda juga bisa menggunakan pilihan menu seperti:

  • Salad hijau dengan potongan ayam, buncis, tomat, dan sayuran lainnya.
  • Ikan bakar dengan ubi jalar panggang dan salad atau tumis sayur. Ubi jalar kaya akan antioksidan dan yang paling penting mampu membantu tubuh untuk mengatur insulin.

Camilan sore

Sore hari Anda disarankan untuk mengonsumsi karbohidrat kompleks. Apalagi sore hari merupakan masa di mana tenaga sudah terkuras habis setelah seharian bekerja. Karbohidrat kompleks dicerna perlahan oleh tubuh. Hal ini membuat penyerapan glukosa rendah dan membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil.

Karbohidrat kompleks bisa ditemukan dalam:

  • Roti gandum
  • Brokoli
  • Kacang polong
  • Beras merah

Anda bisa membuat menu dari berbagai bahan di atas seperti secangkir beras merah yang dipadukan dengan kacang merah atau roti gandum yang dipadukan dengan selai kacang.

Makan malam

 

Makan malam merupakan saat yang tepat untuk Anda mengonsumsi protein dan karbohidrat kompleks. Anda bisa mengonsumsi nasi merah dan telur serta campuran brokoli sebagai pelengkap.

Camilan sebelum tidur

Mengonsumsi camilan sebelum tidur membantu menjaga gula darah Anda tetap stabil sepanjang malam. Anda bisa mengonsumsi yoghurt rendah gula dengan campuran buah dan kacang atau smoothie yang dibuat dari sayur-sayuran.

Apa yang harus dikonsumsi saat gejala hipoglikemia menyerang?

Jika Anda atau orang terdekat Anda mengalami serangan gejala hipoglikemia secara mendadak, maka segera konsumsi makanan atau minuman yang mengandung gula. Hal ini dilakukan untuk menstabilkan kadar gula dalam tubuh sehingga gejala yang menyerang pun akan mereda. Anda bisa mengonsumsi teh manis hangat, permen, jus buah yang mengandung gula, atau tablet glukosa.

Selain itu, Anda juga disarankan mengonsumsi makanan makanan dengan indeks glikemik yang cukup tinggi seperti roti putih, nasi putih, atau sereal.  Biasanya gejala akan mereda setelah 10-20 menit.

Jika bermanfaat. Silakan Share :