Sebelum terkena stroke berat yang bisa menyebabkan kematian, biasanya penderita mengalami stroke ringan (mini stroke). Stroke ringan yang istilah medisnya serangan iskemik sesaat meski hanya sebentar (tidak sampai 5 menit) dan bisa hilang, tapi tidak bisa dianggap enteng.

Berdasarkan data, 4 dari 10 orang yang pernah kena stroke ringan kemudian menderita stoke berat. Dan setengah diantaranya hanya dalam selang waktu 48 jam. Sementara penelitian lain menemukan bahwa sekitar 10 persen orang yang kena stroke ringan akan mengalami stroke berat pada 1-5 tahun berikutnya.

Untuk itu, kenali tanda-tanda stroke ringan agar bisa segera mendapat penanganan dan bisa terhindar dari stroke berat yang sudah banyak memakan korban jiwa.

1. Stroke ringan bisa menyebabkan pelemahan pada otot wajah. Hati-hati jika tiba-tiba kamu tidak bisa senyum atau mengerutkan dahi. Apalagi kalau wajah sudah turun (tidak simetris). Segera ke dokter.

2. Kesemutan atau mati rasa pada wajah, lengan, atau tungkai. Sampai-sampai lengan tidak bisa diangkat atau digerakkan.

3. Kemampuan bicara terganggu, bisa cadel atau sulit untuk memahami ucapan orang lain.

4. Sakit kepala yang tidak tertahankan.

5. Gangguan penglihatan.

6. Koordinasi tubuh terganggu sehingga sulit berjalan.

Jika mengalami kondisi-kondisi tadi meski kemudian hilang, jangan diabaikan begitu saja. Segera periksakan ke dokter.