Apa risiko TBC bagi ibu hamil dan menyusui? Ini jawaban dokter

lead image

TBC saat hamil harus diwaspadai, simak penjelasan dokter berikut ini.

Terkena TBC saat hamil tentunya membuat Bunda khawatir. Cemas karena takut menularkannya pada bayi, dan enggan minum obat karena takut berdampak buruk pada bayi.
Penyakit TBC ada beragam jenisnya, ada TBC tulang, TBC paru-paru hingga TBC kulit. Namun, yang paling menular adalah TBC paru-paru, karena kuman dan virus TBC bisa menular lewat udara saat penderita batuk.

Risiko TBC saat hamil

tbc saat hamil feature

TBC saat hamil seringkali lambat didiagnosis, karena gejalanya mirip dengan gejala kehamilan biasa, seperti lesu dan pusing. Bila ibu hamil mengalami batuk selama 2 minggu dan tak kunjung sembuh, konsultasikan ke dokter untuk memeriksa kemungkinan TBC.

Dr. dr. Erlina Burhan, MSc, Sp.P (K), seorang pakar kesehatan paru-paru yang berpraktek di RSUP Persahabatan mengatakan,”TBC tidak menular lewat janin, maupun plasenta. Kemungkinannya sangat kecil, hanya nol nol koma sekian persen.”

“Tapi ibu hamil harus banyak makan karena daya tahan tubuh selama kehamilan cenderung menurun. Selain buat bayi, juga mencegah TBC bila ibu tersebut memiliki potensi TB,” paparnya ketika ditemui dalam acara #PeduliKitaPeduliTBC di FX Sudirman pada 25 Maret 2018 lalu.

Dokter Erlina juga menambahkan, konsumsi obat-obatan TBC tidak berbahaya untuk janin. Dia menyarankan agar para penderita TBC melakukan pengobatan secara tuntas, dan menghabiskan obat yang diresepkan. Bila obat tidak dihabiskan, bisa membuat pasien menjadi kebal terhadap obat dan bila di masa depan terkena TBC lagi lebih susah disembuhkan.

Pencegahan TBC saat hamil

tbc saat hamil feature

TBC saat hamil sering tidak dikenali karena gejalanya sama dengan yang dialami ibu hamil pada umumnya.

  • Konsumsi makanan bergizi dengan nutrisi seimbang. Supaya daya tahan tubuh kuat, dan saat terkena kuman TB tidak menjadi sakit.
  • Penderita TBC harus menutup mulut dan hidungnya dengan masker jika berada di sekitar ibu hamil. Termasuk anggota keluarga seperti suami, dan anak.
  • Orang yang sudah terkena TBC adalah sumber penularan, maka harus sadar diri dan tidak menularkan penyakit pada orang lain.
  • Ibu menyusui yang terkena TBC tetap bisa menyusui bayinya dengan aman, meski harus memakai masker agar tidak menularkan lewat udara.
  • Orang TB harus banyak makan. Bisa turun 5-10 kg saat terkena TBC, dan bila terjadi pada ibu hamil penurunan berat badan bisa bahaya bagi bayi.
  • TBC bisa disembuhkan, asal berobat teratur dan menuruti anjuran dokter.
baca juga  Sepele Banget, Tips Daki Bisa Hilang dengan Cara Ini

Nah Bunda, sekarang tidak perlu khawatir jika terkena TBC saat hamil. Karena penyakit ini bisa disembuhkan dan tidak akan menular lewat plasenta. Sehingga risiko terhadap janin cenderung kecil.

Jika bermanfaat. Silakan Share :