Terkena Maag, Jangan Makan Mie Instan

Terkena Maag, Jangan Makan Mie Instan

Terkena Maag, Jangan Makan Mie Instan
Banyak orang yang menyebut maag muncul akibat kita telat makan. Meskipun perut terasa tidak karuan, penderita maag disarankan untuk tetap makan demi membantu proses menetralisir asam di dalam lambung. Hanya saja, makanan yang dikonsumsi saat maag juga sebaiknya tidak dipilih dengan sembarangan.

Salah satu makanan yang paling tidak disarankan untuk dikonsumsi saat maag menyerang adalah mie instan. Meskipun bisa mengenyangkan perut, mie instan termasuk dalam makanan dengan kandungan lemak yang sangat tinggi sehingga membutuhkan waktu yang sangat lama untuk dicerna di dalam usus halus.

Kondisi ini membuat proses pengosongan lambung tak kunjung terjadi dan akhirnya menyebabkan perut kembung. Bukannya membuat perut menjadi lebih nyaman, makan mie instan saat sedang maag justru bisa membuat perut menjadi semakin tidak karuan.

 

Risiko-bumil-mie-instan-doktersehat-1

Selain kadar lemak yang tinggi, mie instan juga memiliki kandungan garam yang sangat tinggi. Di dalam bumbu sebungkus mie instan terdapat kandungan sodium yang sama dengan 50 hingga 60 persen kebutuhan sodium harian manusia. Padahal, pakar kesehatan sudah berkali-kali mengingatkan tentang asupan garam yang sebaiknya dibatasi hingga 1 sendok teh saja dalam sehari.

Jika kita mengonsumsi mie instan dalam jumlah yang banyak setiap hari, besar kemungkinan asupan sodium juga akan melebihi saran dokter. Hal ini tentu akan meningkatkan risiko terkena berbagai penyakit berbahaya seperti tekanan darah tinggi dan penyakit jantung.

Saat terkena maag, pakar kesehatan menyarankan kita untuk mengonsumsi makanan yang cenderung lunak seperti bubur karena bisa membantu sistem pencernaan memproses makanan dengan lebih baik.

Beberapa makanan lain seperti kentang rebus yang kenyang dan kaya akan alkali yang bisa menetralkan asam lambung, sayur kol yang bisa melindungi dinding lambung, dan buah pisang yang baik bagi kesehatan lambung juga sangat disarankan untuk dikonsumsi.

baca juga  Bayi Biang Keringat Atau Alergi? Begini Cara Membedakannya
Jika bermanfaat. Silakan Share :