Terlambat Berjalan (Delayed Walking)

Read Time:4 Minute, 26 Second

Reasons for Delayed Walking in Infants
Children reach many different milestones in the first couple years of life, with one of the most memorable being the ability to walk. Most children gain the ability to walk independently between the ages of 11 and 15 months. If your child is not walking by 18 months, his progress is considered delayed. Delayed walking is often no cause for concern, but there is usually a reason that it happens. ivf,infertility,egg donation,in vitro fertilization,in vitro,infertility treatment

Delayed Motor Maturation
Some kids walk a little later than the norm, and the reason is due to a delay in motor skills maturity. In these cases, all other milestones are reached on time, and the motor skills are of normal quality, they’re just later than they should be. Be patient because the delay isn’t a result of any serious underlying problem.

Developmental Delays
In some cases, a child will show a delay in all motor skills, plus a delay in developmental areas. He may suffer from abnormalities in muscle tone and power and have dysmorphic features, or different body structure. Muscular dystrophy, cerebral palsy and Down’s syndrome are examples of developmental issues that may cause your child to walk later. In some cases of developmental delays, the child may not walk at all. ,autism,baby development,speech delay,parenting

Temperament
Sometimes, your baby’s natural temperament may cause her to walk later than you would have liked. In some cases, children who are easy going and content to just lie on their back and stare and entertain themselves may end up walking later. There is no problem or reason for concern, the baby just isn’t in a rush to go anywhere and is happy where she is. On the opposite end, babies with crabby dispositions often end up walking sooner.

baca juga  Tubuh Terasa Nyeri Pasca Operasi Caesar? Ini Cara Mengatasinya

Environment
Circumstances that are beyond the baby’s control may result in delayed walking. If a baby has been sick for a period of time, with a lot of lying down or hospital stays, she may walk late. With so much focus on medicines and getting well, the typical schedule is thrown off course. Also, a baby who is carried by her parents everywhere and not given the opportunity to be mobile may end up getting to her feet a little later. ,baby walker,child psychologist,depression

 

Proses berjalan adalah salah satu indikator tumbuh kembang anak. Biasanya anak akan mulai belajar berjalan dalam rentang usia 9-18 bulan. Bila hingga uisa 18 bulan anak belum juga bisa berjalan tanpa dipegangi, bisa jadi ia mengalami delayed walking atau terlambat berjalan.

Brenda Nixon, seorang ahli parenting mengatakan, “Jika seorang bayi belum bisa berjalan pada akhir usia 18 bulan, bisa jadi karena beberapa alasan, seperti: kurangnya kesempatan dan latihan, genetik, atau temperamen.”

“Saya menyarankan kepada para orang tua, agar tidak menggendong anaknya saat melangkah keluar rumah. Cobalah untuk memegang tangannya, dan biarkan anak berjalan sendiri sambil dipegangi. Hal ini adalah kesempatan bagi si anak untuk melatih motorik berjalan yang ia butuhkan,” tambah Brenda.

Brenda percaya dengan mengurangi kebiasaan menggendong anak, dan membiarkan anak berjalan lebih sering, maka delayed walkingakan bisa dihindari.

Penyebab anak terlambat berjalan (delayed walking)

Penyebab terjadinya delayed walking sendiri bisa bermacam-macam. Berikut ini adalah beberapa faktor yang dapat menyebabkan anak terlambat berjalan.

1. Kematangan sistem motorik yang terlambat

Dr. Peter Greenspan, Direktur Medis di Rumah Sakit Umum Anak Boston mengungkapkan, “Jika seorang anak mengalami delayed walking, dia juga biasanya akan mengalami keterlambatan duduk.”

baca juga  Trimester 2 Kehamilan

Perkembangan motorik anak meliputi kemampuan untuk mengangkat kepala pada usia 4 bulan, dan duduk di usia 6-8 bulan.

Anak yang belum bisa duduk pada usia 10-11 bulan, kemungkinan akan mengalami terlambat berjalan,” ujar Dr. Greenspan.

Kematangan sistem motorik yang terlambat ini, bisa dikarenakan anak fokus mengembangkan diri pada kemampuan lain. Seperti kemampuan berbicara, mendengar dan memperhatikan sekelilingnya.

Jadi, orang tua tidak perlu khawatir. Karena anak mengembangkan setiap kemampuannya dalam waktu yang berbeda. Cukup menunggu waktu yang tepat saat anak siap untuk berjalan.

2. Gangguan kelainan

Cacat saat lahir, penyakit tertentu, hingga kelainan yang membuat tumbuh kembang anak tidak normal, bisa menjadi penyebab delayed walking. Misalnya, gangguan kelainan yang memengaruhi otot dan kekuatan kakinya untuk menopang berat tubuh.

Contoh penyakit yang menyebabkan anak terlambat berjalan ialah cerebral palsy dan down syndrome.

3. Lingkungan atau penyebab eksternal

Ada banyak penyebab eksternal yang membuat seorang anak mengalami delayed walking. Misalnya saat ia terjatuh dan mengalami benturan di kepala yang cukup keras hingga memengaruhi syaraf di otaknya.

Selain itu, bila ibu terpapar racun selama masa kehamilan, maka dapat menyebabkan anak terlambat berjalan. Malnutrisi atau kekurangan gizi yang ia butuhkan selama masa tumbuh kembang, infeksi virus, hingga sakit dalam waktu lama juga dapat menjadi faktor eksternal seorang anak mengalami delayed walking.

4. Temperamen/watak

Temperamen atau watak adalah sikap maupun keinginan pribadi anak yang memengaruhinya dalam bertingkah laku. Terkadang, seorang balita lebih nyaman berbaring atau merangkak untuk bergerak. Dia akan mulai berjalan jika ia sudah merasa siap untuk melakukannya.

Karena itu, tidak ada yang bisa dilakukan orang tua selain membiarkan anak tumbuh sesuai keinginannya. Berikan anak stimulasi agar kakinya terlatih untuk berjalan.

baca juga  Tinea Capitis

Dengan mengetahui penyebab delayed walking, orangtua dapat lebih memahami mengapa anaknya belum bisa berjalan seperti anak seusianya. Terus berikan stimulasi dan latihan, agar ketika anak siap untuk berjalan, dia tidak akan ragu dan tidak akan takut jatuh.

0 0
Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleppy
Sleppy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%
Jika bermanfaat. Silakan Share :

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *